Site icon Klub Sehat Jakarta

10 Persiapan Sebelum Melakukan Kemoterapi

AA1JYHoy

KEMOTERAPI merupakan salah satu pengobatan kanker yang paling umum diterapkan secara medis. Kemoterapi menggunakan obat-obatan tertentu untuk membunuh sel kanker atau mencegahnya tumbuh dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Dokter mungkin meresepkan kemoterapi saja atau dikombinasikan dengan operasi, terapi radiasi, terapi target, atau imunoterapi. Pasien yang menjalani mungkin juga mengonsumsi obat-obatan antikanker jenis baru bersamaan dengan kemoterapi.

Dikutip dari WebMD, pasien kanker bisa menjalani kemoterapi dalam bentuk pil atau suntikan. Pasien dapat mengunjungi klinik atau rumah sakit agar bisa mendapatkan obat melalui infus.

Untuk membantu tubuh memulihkan kekuatan dan menumbuhkan sel-sel baru yang sehat, pasien mungkin mengonsumsi obat-obatan tersebut selama beberapa minggu. Pasien mungkin mengonsumsi dosis setiap hari, setiap minggu, atau setiap bulan. Tergantung pada jenis kanker yang diderita dan tingkat keparahannya.

Dokter kanker, yang disebut ahli onkologi, bisa jadi meresepkan satu obat kemoterapi atau campuran beberapa obat tergantung pada jenis kanker, riwayat kanker sebelumnya, dan masalah kesehatan lain seperti diabetes atau penyakit jantung, ginjal, dan hati.

Setelah operasi pengangkatan tumor, tubuh mungkin masih memiliki sel kanker. Sel-sel ini dapat menumbuhkan tumor baru atau menyebarkan kanker ke bagian tubuh lainnya.

Obat kemoterapi membantu menghancurkan, mengecilkan, atau mengendalikan sel-sel tersebut. Obat ini juga dapat mengobati gejala yang disebabkan oleh kanker, seperti nyeri. Pasien kanker mungkin juga menjalani kemoterapi untuk mengecilkan tumor sebelum dokter mengangkatnya melalui operasi.

Untuk melakukan kemoterapi, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan. Berikut adalah 10 hal yang perlu disiapkan sebelum melakukan kemoterapi seperti dikutip dari Cancer Council Victoria.

1. Tanyakan tentang Kesuburan

Beberapa jenis kemoterapi dapat memengaruhi kesuburan. Jika Anda ingin memiliki anak di masa mendatang, bicarakan dengan dokter spesialis tentang pilihan-pilihan yang tersedia sebelum kemoterapi dimulai.

2. Siapkan Tas Kemoterapi

Tas untuk sesi kemoterapi dapat berisi pakaian hangat, camilan sehat, dan pelembab bibir. Jangan lupa juga membawa sesuatu untuk menghabiskan waktu, seperti buku, peranti dengar musik, atau laptop.

3. Jaga Diri Sendiri

Usahakan untuk tetap sehat sebelum dan selama perawatan. Makanlah makanan bergizi, minum banyak air, tidur yang cukup, serta seimbangkan istirahat dan aktivitas fisik. Jika Anda merokok atau menggunakan rokok elektrik, cobalah untuk berhenti. Lakukan olahraga teratur dan jaga asupan nutrisi untuk membantu mengurangi beberapa efek samping kemoterapi.

4. Mengatur Bantuan di Rumah

Jika Anda memiliki anak, mintalah seseorang untuk menjaga mereka selama sesi kemoterapi. Meskipun Anda mungkin diperbolehkan mengemudi setelah perawatan, disarankan agar seseorang mengantar Anda pada hari pertama.

5. Diskusikan Kekhawatiran Anda

Jika Anda merasa cemas menjalani kemoterapi dan efek sampingnya, bicarakan dengan anggota keluarga, teman, atau tim perawatan kesehatan. Anda juga dapat mencoba latihan relaksasi atau meditasi untuk membantu mengelola kecemasan.

6. Bekukan Beberapa Makanan

Anda mungkin enggan memasak saat menjalani kemoterapi. Pertimbangkan untuk menyiapkan beberapa makanan terlebih dahulu dan membekukannya, atau sediakan makanan siap saji.

7. Bicara dengan Atasan

Jika Anda bekerja, bicarakan dengan atasan Anda tentang bagaimana Anda dapat mengatur pekerjaan dan kemoterapi. Tanyakan tentang jam kerja fleksibel atau waktu istirahat jika diperlukan.

8. Temui Dokter Gigi

Sebaiknya kunjungi dokter gigi sebelum memulai kemoterapi. Infeksi dan pendarahan lebih mungkin terjadi selama kemoterapi, jadi sebaiknya Anda mengobati kerusakan gigi sebelum memulai perawatan kemoterapi. Mengalami masalah gigi selama perawatan juga dapat mengganggu jadwal perawatan kemoterapi Anda.

9. Bersiaplah untuk Efek Samping

Bicarakan dengan tim perawatan tentang kemungkinan efek samping. Tanyakan apakah boleh minum obat untuk mencegah mual dan muntah. Belilah termometer agar dapat memeriksa suhu tubuh. Jika rambut kemungkinan rontok, pertimbangkan untuk memotongnya atau memilih wig sebelum perawatan dimulai.

10. Periksa Obat Lain

Beri tahu dokter dan apoteker Anda tentang obat-obatan bebas, pengobatan alternatif dan rumahan, herbal, dan vitamin yang sedang Anda konsumsi. Beberapa obat dapat memengaruhi kerja kemoterapi atau memperparah efek sampingnya.

Exit mobile version