Daun Pepaya, Si Pahit Yang Banyak Manfaatnya

Tanaman Pepaya merupakan tumbuhan yang banyak dijumpai didaerah tropis, tanaman yang berasal dari daratan Amerika selatan dan Meksiko ini sangat banyak disukai oleh masyarakat Indonesia, terlebih buahnya yang sangat manis, menjadikan pepaya menjadi salah satu buah favorit yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Banyak orang yang sudah tahu akan manfaat dari buah pepaya yang lezat ini, selain kaya akan antioksidan, buah pepaya juga mengandung vitamin, mineral dan enzim yang berkhasiat melancarkan buang air besar. Tetapi tidak semua orang mengetahui manfaat lain dari tumbuhan pepaya ini selain daripada buahnya, kali ini kita akan melihat manfaat dari daun pepaya.

Berbeda dengan buah pepaya yang sangat manis, daun pepaya dikenal dengan rasa pahitnya yang luar biasa. Di Indonesia, daun pepaya di olah menjadi menu masakan yang khas dari berbagai daerah, untuk mengurangi rasa pahitnya, biasanya di olah dengan berbagai bumbu sehingga banyak yang menyukainya sebagai sayur. Ternyata dibalik rasa pahit daun pepaya tersimpan manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh.

Rasa pahit yang terdapat di daun pepaya disebabkan oleh kandungan alkaloid karpain yang sangat efektif digunakan untuk menurunkan demam, mereduksi tekanan darah, dan membunuh mikroba seperti amuba.

 Daun pepaya memiliki kandungan gizi yang cukup beragam diantaranya vitamin A 18250 SI, vitamin B1 0,15 miligram per 100 gram, vitamin C 140 miligram per 100 gram daun pepaya, kalori 79 kal per 100 gram, protein 8,0 gram per 100 gram, lemak 2,0 gram per 100 gram, hidrat arang/karbohidrat 11,9 gram per 100 gram, kalsium 353 miligram per 100 gram, dan air 75,4 gram per 100 gram. Daun pepaya juga mengandung carposide yang dapat berfungsi sebagai obat cacing.
Daun pepaya juga mengandung papain 10 %, khimoprotein 45 %, dan lisozim 20 %. Enzim khimoprotein akan berfungsi sebagai katalisator dalam reaksi hidrolisis antara protein dan poplipetida. Sedangkan enzim lisizim merupakan zat antibakteri yang bekerja dengan cara memecah dinding sel bakteri.

Berikut beberapa manfaat daun pepaya bagi kesehatan tubuh:
1. Mengobati demam berdarah
Zat aktif di dalam daun pepaya memiliki kandungan anti malaria dan demam berdarah, daun pepaya yang kaya akan enzim chymopapain dan papain, mampu menormalkan kadar trombosit dan mencegah kerusakan liver akibat demam berdarah.

2. Mengatasi nyeri haid
Setiap wanita pasti mengalami nyeri perut menjelang dan saat sedang haid. Rebusan daun pepaya dapat membantu mengurangi rasa nyeri tersebut. Daun pepaya juga membantu menyeimbangkan hormon pada wanita.

3. Melancarkan ASI
Untuk ibu yang sedang menyusui, memberikan ASI dengan jumlah yang cukup untuk bayinya adalah hal yang sangat diinginkan. Mengonsumsi daun pepaya dapat membantu memperlancar dan memperbanyak jumlah ASI. Dengan demikian ibu dapat menggantikan suplemen atau vitamin non alami dengan daun pepaya untuk memperoleh ASI yang banyak.

4. Menambah nafsu makan
Daun pepaya dapat membantu mengatasi masalah anak yang susah makan. Caranya tumbuklah daun pepaya kemudian saring untuk diambil airnya, minumkan pada anak, bisa ditambahkan dengan madu untuk mengurangi pahitnya, maka nafsu makan anak akan bertambah.

5. Memperkuat tulang dan gigi
Kandungan alami yang terdapat di dalam daun pepaya dapat membantu memperkuat tulang dan gigi.

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Daun pepaya mengandung phytonutrien. Kandungan tinggi phytonutrien dalam daun pepaya dapat melindungi tubuh dari penyakit kardiovaskular, kanker, penuaan, alergi, dan infeksi perut.
Nutrisi daun pepaya yang kuat dan penting membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membentengi tubuh terhadap penyakit, kuman, dan infeksi.

7. Mengatasi tekanan darah tinggi
Daun pepaya mempunyai kandungan yang penting untuk mengontrol tekanan darah, karna itu sangat disarankan untuk dikonsumsi sebagai penurun tekanan darah tinggi.

8. Mencegah kanker
Batang daun pepaya mengandung getah putih seperti susu (white milky latex). Liquid ini berpeluang dikembangkan sebagai zat anti kanker. Getah ini pun secara otomatis akan ikut terkonsumsi ketika memakan daun pepaya dalam bentuk apa pun.

9. Mengatasi Diabetes
Daun pepaya sangat baik bagi penderita diabetes, karena mengatur produksi insulin, dan meregulasi kadar gula dalam darah. Selain itu, daun pepaya juga bisa meminimalisir terjadinya komplikasi, salah satunya adalah kerusakan ginjal.

10. Menyehatkan rambut
Kandungan magnesium yang terdapat di dalam daun pepaya membantu mengurangi kerontokan dan menguatkan rambut. Juga kandungan phytochemical di dalam daun pepaya dapat membantu meningkatkan pertumbuhan rambut. Zat inilah yang mampu mencegah masalah rambut seperti kulit kepala gatal, kebotakan, penipisan rambut, dan rambut patah. Menambahkan air daun pepaya pada shampo anda akan membuat rambut sehat berkilau.

11, Menjaga kesehatan kulit
Kandungan vitamin E, C dan A dalam daun pepaya, dapat meningkatkan kesehatan kulit dan menjadikan kulit lebih sehat dan bercahaya. Selain itu, daun pepaya juga dapat mencegah pertumbuhan mikro-organisme berlebih, dan membersihkan kulit dari racun, memberikan perlindungan terhadap masalah kulit seperti jerawat, bintik-bintik dan jerawat.

12. Memperbaiki saluran pencernaan
Daun pepaya mengandung zat karpain. Karpain sendiri dapat membasmi mikroorganime jahat yang mengganggu pencernaan. Selain karpain, tannin juga bisa menghalangi pertumbuhan bakteri maupun cacing yang ada dalam saluran cerna.

Meski manfaat daun pepaya sangat banyak, namun daun ini juga memiliki efek samping, yakni:
1. Menimbulkan alergi.
Enzim papain dapat menimbulkan alergi seperti mata pedas dan hidung berair.

2. Berbahaya bagi ibu hamil.
Ibu hamil disarankan tidak mengonsumsi daun pepaya karena enzim papain bisa beracun bagi janin sehingga berimbas keguguran.

Namun bagi anda yang tidak memiliki alergi atau sedang hamil, maka jangan lupa untuk mengonsumsi daun pepaya yang kaya manfaat dan tentunya mudah didapatkan dengan harga yang murah.

Leave a Reply

%d bloggers like this: