Site icon Klub Sehat Jakarta

Revolusi Deteksi Kanker Payudara: Teknologi Mamografi Terbaru Hanya Butuh 5 Detik

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum menyerang wanita di Indonesia. Namun, kabar baik datang dari dunia medis dengan hadirnya teknologi deteksi terbaru yang dapat mengubah cara kita melakukan skrining kanker payudara.

Tingkat kesembuhan kanker payudara dapat meningkat secara drastis apabila penyakit ini berhasil terdeteksi sejak dini, sehingga pentingnya pemeriksaan mamografi yang tepat waktu dan akurat menjadi sangat krusial bagi kesehatan wanita.

Menurut penjelasan dari Kepala Departemen Radiologi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Nina I.S.H Supit Sp.Rad(K), mamografi hingga saat ini masih menjadi standar emas dalam deteksi dini kanker payudara. Keunggulan mamografi terletak pada tingkat akurasinya yang dapat mencapai hingga 98 persen. Teknologi ini mampu mendeteksi kelainan halus seperti mikrokalsifikasi yang tidak dapat terlihat dengan pemeriksaan USG atau MRI, namun dapat terlihat dengan sangat jelas pada hasil mammogram.

Perkembangan teknologi medis telah membawa perubahan signifikan dalam dunia mamografi. Pemeriksaan mamografi yang dahulu dianggap menegangkan dan tidak nyaman bagi pasien, kini telah mengalami transformasi menjadi prosedur yang jauh lebih nyaman dan efisien. Yang paling menakjubkan adalah durasi pemeriksaan yang kini hanya membutuhkan waktu sekitar lima detik saja.

MRCCC Siloam Hospitals Semanggi bersama dengan Siemens Healthineers telah memperkenalkan teknologi mamografi revolusioner bernama Mammomat B.brilliant. Teknologi mamografi 3D yang pertama kali hadir di Indonesia ini memungkinkan pemindaian dalam waktu yang sangat singkat, yaitu hanya 5 detik, tanpa mengorbankan kualitas gambar yang dihasilkan.

Sebelumnya, pasien harus menahan ketidaknyamanan selama hingga 25 detik akibat penekanan payudara oleh alat kompresor. Pengalaman yang tidak menyenangkan ini seringkali membuat wanita enggan melakukan pemeriksaan rutin. Menurut XP Business Manager Siemens Healthineers Indonesia, Melliany Tjandra, bagi pasien kanker, bahkan satu detik saja dapat menimbulkan ketidaknyamanan yang signifikan, sehingga perbedaan 20 detik ini sangat berpengaruh terhadap pengalaman pasien.

Keunggulan lain dari Mammomat B.brilliant adalah sudut pemindaian yang mencapai 50 derajat, merupakan sudut terluas yang tersedia saat ini. Jika dibandingkan dengan mammografi 3D lainnya yang hanya memiliki sudut pemindaian 40 derajat atau mammografi 2D yang hanya 15 derajat, hasil mammografi B.brilliant menghasilkan gambar 3D resolusi tinggi yang lebih lebar dan komprehensif.

Kemampuan ini sangat membantu tim medis dalam mendeteksi kelainan sekecil mikrokalsifikasi dengan tingkat ketepatan dan kecepatan yang lebih baik. Dengan teknologi ini, tidak perlu lagi khawatir akan adanya mikrokalsifikasi yang terlewat dari deteksi, karena teknologi canggih ini dapat menangkap detail terkecil sekalipun.

Karakteristik payudara wanita Asia yang cenderung padat membuat pemindaian 3D dengan sudut 50 derajat menjadi sangat bermanfaat. Teknologi ini mampu menghasilkan lebih banyak gambar dengan detail yang lebih baik, sehingga memungkinkan deteksi yang lebih akurat dan komprehensif.

CEO MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS menegaskan bahwa kehadiran mesin Mammomat B.brilliant ini semakin memperkuat komitmen MRCCC sebagai ‘building of hope’ bagi masyarakat Indonesia. Teknologi ini bukan sekadar peningkatan teknologi semata, melainkan penegasan dari komitmen untuk mengutamakan pengalaman medis pasien, khususnya bagi pasien perempuan.

Dukungan dari sektor asuransi juga turut memperkuat upaya pencegahan melalui pemeriksaan kesehatan payudara. Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, mengumumkan bahwa Prudential Indonesia dan Prudential Syariah akan memberikan voucher skrining kanker payudara gratis kepada nasabah yang memenuhi kriteria tertentu.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan skrining kesehatan secara berkala, tidak hanya kesehatan jiwa dan fisik yang terjaga, tetapi juga kesehatan finansial dapat terlindungi dengan baik.

Kehadiran teknologi Mammomat B.brilliant di Indonesia membuka harapan baru bagi deteksi dini kanker payudara. Dengan prosedur yang lebih cepat, nyaman, dan akurat, diharapkan lebih banyak wanita yang akan rutin melakukan pemeriksaan mamografi, sehingga angka deteksi dini kanker payudara dapat meningkat dan pada akhirnya dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Exit mobile version