Site icon Klub Sehat Jakarta

Berapa Banyak Air yang Harus Diminum untuk Ginjal Sehat?

AA1PT9cL

Klub Sehat Jakarta, JAKARTA — Menjaga hidrasi yang cukup sangat penting untuk mengelola kadar asam urat dan mencegah kondisi yang mengancam ginjal seperti asam urat dan batu ginjal.

Minum air yang cukup membantu tubuh mendetoksifikasi secara alami, mengencerkan asam urat, dan memperlancar pembuangannya melalui ginjal. 

Kebiasaan sederhana ini bisa dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan olahraga ringan, mendukung kesehatan ginjal secara keseluruhan dan mengurangi risiko penumpukan asam urat.

Asam urat merupakan zat alami yang diproduksi tubuh kita saat memecah purin, yang ditemukan dalam makanan sehari-hari, seperti daging, makanan laut, dan sayuran, dan juga diproduksi secara alami oleh sel-sel tubuh sendiri.

Biasanya, asam urat larut dalam sistem darah dan keluar dari tubuh melalui ginjal, tetapi terkadang juga menumpuk. Kondisi ini secara medis disebut hiperurisemia, yang secara diam-diam dapat menyebabkan peningkatan risiko asam urat, batu ginjal, dan bahkan masalah jantung seiring waktu.

Salah satu solusi paling sederhana dan efektif untuk asam urat adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. 

Air bukan sekadar minuman netral, tetapi juga secara aktif bekerja untuk menjaga kadar asam urat tetap terkendali, sehingga mendukung kesehatan ginjal.

Air berfungsi sebagai detoks alami tubuh, yang dapat mengencerkan asam urat, sehingga memudahkannya melewati ginjal. 

Ketika tubuh kekurangan cairan, kadar asam urat dalam darah meningkat, sehingga meningkatkan kecenderungan kristalisasi di sendi dan ginjal.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China menyatakan bahwa pasien asam urat dan hiperurisemia disarankan untuk minum 2.000-3.000 ml air setiap hari.

Faktanya, The Journal of Nephrology menyatakan bahwa minum lebih banyak air dapat membantu mencegah nefrolithiasis asam urat atau batu ginjal asam urat, dengan mengencerkan urin sehingga kristalisasi berkurang, dan dengan membuang kristal asam urat kecil sebelum sempat menempel dan tumbuh menjadi batu yang lebih besar.

Lantas, berapa jumlah air yang harus diminum untuk menjaga ginjal tetap sehat?

Meskipun tidak ada pendekatan yang cocok untuk semua orang dalam hal asupan air, kebanyakan orang membutuhkan 4-6 gelas air setiap hari, tetapi total kebutuhan air adalah 15,5 gelas untuk pria dan 11,5 gelas untuk wanita, menurut Harvard Health.

Cara Anda minum sama pentingnya dengan seberapa banyak. Menyeruput air sedikit demi sedikif sepanjang hari lebih baik daripada menenggak dalam jumlah banyak sekaligus. 

Segelas air hangat sebelum sarapan untuk memulai hari Anda dengan membangunkan ginjal dan memulai detoksifikasi. 

Selain itu, menambahkan beberapa potong lemon dapat membuatnya sedikit basa, yang mendukung keseimbangan internal.

Di sisi lain, hindari minuman yang mengandung gula, termasuk jus kemasan dan minuman ringan. Minuman ini meningkatkan asupan fruktosa, yang diketahui dapat memicu asam urat tinggi. 

Alkohol, terutama bir, juga dapat memperburuk kondisi karena mengandung purin dan menyebabkan dehidrasi.

Exit mobile version