Berita
Rekening Menkes Budi Gunadi yang menggunakan selang oksigen setelah meninjau kebakaran hutan dan lahan, Kemenkes memberikan klarifikasi

Ringkasan Berita:
- Photo Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menggunakan tabung oksigen viral di media sosial
- Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa Menkes tidak mengalami sesak napas selama kunjungan dan menggunakan masker KN95.
- Aset bersih Budi tercatat sebesar Rp221,46 miliar berdasarkan data yang diberikan
Jakarta Sehat ClubMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjadi perhatian setelah foto dirinya mengenakan alat bantu oksigen saat berkunjung ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, beredar di media sosial. Foto tersebut memunculkan narasi bahwa Budi mengalami sesak napas akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Namun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah narasi tersebut. Di tengah perhatian publik terhadap kunjungan itu, laporan harta kekayaan Budi Gunadi Sadikin juga menarik untuk disimak.
Berdasarkan rincian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan, total kekayaan Menteri Kesehatan tercatat mencapai Rp221,46 miliar setelah dikurangi utang.
Kemenkes menegaskan, penggunaan tabung oksigen oleh Budi bukan karena dirinya mengalami gangguan pernapasan, melainkan bagian dari edukasi mengenai fasilitas layanan oksigen bagi masyarakat terdampak karhutla.
Kemenkes Bantah Menteri Budi Sesak Napas karena Kabut Asap
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa informasi yang menyebut Budi mengalami sesak napas ketika meninjau dampak karhutla tidak benar.
“Menteri Kesehatan sama sekali tidak merasa sesak napas pada saat itu, dan terbantu dengan menggunakan masker KN95 selama kunjungan berlangsung,” kata Aji, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (25/10/2026).
Photos circulating originated from Budi’s visit to Palangka Raya, Central Kalimantan, on Friday (10/23/2026). During the visit, the Minister of Health was seen using an oxygen tank, leading to speculation that he was experiencing breathing difficulties due to smoke exposure.
Aji menjelaskan, penggunaan fasilitas oksigen merupakan bagian dari kegiatan edukasi. Budi ingin menunjukkan fasilitas penanganan dampak kabut asap sekaligus memastikan layanan oksigen dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung promosi keberadaan Rumah Oksigen milik MDMC dan Bus Oksigen milik Pemprov Kalteng agar masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap bisa memanfaatkannya,” kata Aji.
Dengan demikian, Kemenkes meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan kondisi kesehatan Menkes hanya berdasarkan foto yang beredar di media sosial.
Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi
Aji juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar, terutama ketika narasi yang menyertai sebuah foto tidak sesuai dengan penjelasan pihak terkait.
Menurut dia, perhatian publik sebaiknya diarahkan pada upaya penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan serta perlindungan kesehatan warga yang terpapar kabut asap.
“Marilah kita fokus pada upaya bersama melindungi kesehatan warga terdampak kebakaran hutan dan lahan serta memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan. Karena itu, keberadaan fasilitas layanan oksigen menjadi salah satu bagian dari upaya membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Kekayaan Budi Gunadi Sadikin Mencapai Rp221,46 Miliar
Selain kontroversi foto tersebut, laporan kekayaan Budi Gunadi Sadikin juga mendapat perhatian. Berdasarkan rincian LHKPN yang disampaikan, total kekayaan Menteri Kesehatan mencapai Rp221.463.814.889 atau sekitar Rp221,46 miliar, setelah dikurangi utang senilai Rp10.505.452.216.
Aset terbesar Budi berasal dari surat berharga dan kepemilikan tanah serta bangunan. Berikut rincian harta kekayaan yang tercantum dalam data tersebut.
Tanah dan bangunan 102 miliar rupiah
Budi tercatat memiliki aset tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan Rp102 miliar. Rinciannya meliputi:
Tanah dan bangunan seluas 582 meter persegi/292 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp55 miliar.
Tanah dan bangunan seluas 331 meter persegi/150 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp22 miliar.
Tanah dan bangunan seluas 1.193 meter persegi/568 meter persegi di Bekasi senilai Rp9 miliar.
Tanah dan bangunan seluas 160 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp8 miliar.
Tanah dan bangunan seluas 160 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp8 miliar.
All of the land and building assets are recorded as self-generated.
Kendaraan dan mesin 1,14 miliar Rupiah
Pada kategori alat transportasi dan mesin, Budi memiliki aset senilai Rp1,14 miliar. Daftar kendaraan yang tercantum dalam data tersebut adalah:
Mercedes-Benz E 300 Sedan tahun 2012 senilai Rp250 juta.
Mini Cooper Sedan tahun 2012 senilai Rp300 juta.
Mazda 2 All New Skyactiv R AT tahun 2015 senilai Rp140 juta.
Hyundai Ioniq 5 Signtr Long tahun 2023 senilai Rp450 juta.
The vehicle is recorded as self-produced.
Aset bergerak lainnya Rp3,37 miliar
Budi juga memiliki harta bergerak lainnya dengan nilai Rp3.376.250.001 atau sekitar Rp3,38 miliar.
Kategori ini merupakan bagian tersendiri dalam pelaporan LHKPN, terpisah dari tanah, bangunan, kendaraan, dan surat berharga.
Securities worth IDR 103,65 billion
Surat berharga menjadi salah satu komponen terbesar dalam kekayaan Budi. Nilainya tercatat mencapai Rp103.659.968.679 atau sekitar Rp103,66 miliar.
Nilai tersebut lebih besar dibandingkan total aset tanah dan bangunan yang dilaporkan sebesar Rp102 miliar.
Kas dan setara kas 21,79 miliar Rupiah
Pada kategori kas dan setara kas, Budi tercatat memiliki kekayaan senilai Rp21.793.048.425 atau sekitar Rp21,79 miliar.
Meanwhile, other asset categories in the data were recorded as zero.
Total Aset Setelah Dikurangi Utang
Jika seluruh kategori aset dijumlahkan, subtotal kekayaan Budi Gunadi Sadikin mencapai Rp231.969.267.105 atau sekitar Rp231,97 miliar.
However, the report also listed a debt of IDR 10,505,452,216, or approximately IDR 10.51 billion.
After deducting debts, Budi’s total net assets amounted to Rp221.463.814.889.
***
(TribunTrends)




