Connect with us

Kesehatan

5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Merusak Ginjal, Salah Satunya Malas!

AA1MvpP0

Klub Sehat Jakarta– Kesehatan ginjal sering kali baru terasa penting ketika fungsinya sudah terganggu.

Padahal, tanpa kita sadari, ada kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele tapi bisa merusak ginjal secara perlahan hingga berujung pada gagal ginjal.

Dilaporkan dari Instagram @dokterdecsa, banyak pasien gagal ginjal ternyata memiliki pola hidup dengan kebiasaan sepele namun berbahaya bagi kesehatan ginjal. Apa saja? Mari kita simak!

1. Konsumsi Obat Nyeri Jangka Panjang

Obat pereda nyeri memang bisa membantu mengurangi rasa sakit, namun penggunaan jangka panjang dapat mengiritasi ginjal hingga menurunkan fungsinya.

Menurut Rumah Sakit Hermina, beberapa obat dapat mengganggu aliran darah ke ginjal dan menyebabkan kerusakan pada jaringan ginjal. Jadi, gunakan obat sebaiknya dan selalu konsultasikan dengan dokter.

2. Makan Terlalu Asin

Apakah kamu tahu, rata-rata orang Indonesia dapat mengonsumsi garam lebih dari 15 gram per hari, padahal batas aman WHO hanya 5 gram.

Menurut Alodokter, konsumsi garam berlebihan membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang natrium. Hal ini dapat merusak ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

Sebaiknya batasi makanan olahan seperti sosis, kornet, atau ikan asin, dan pilih makanan dengan label rendah garam jika tersedia.

3. Jarang Minum Air Putih

Air putih memainkan peran penting dalam membantu ginjal mengeluarkan sisa metabolisme dan racun dari tubuh.

Menurut Halodoc, kurang minum dapat menyebabkan dehidrasi, batu ginjal, hingga infeksi saluran kemih yang berakibat pada kerusakan ginjal. Jadi, pastikan tubuh tetap terhidrasi agar ginjal tetap sehat.

4. Mengabaikan Tekanan Darah dan Gula Darah

Hipertensi dan diabetes sering dianggap sebagai penyakit biasa, padahal keduanya merupakan penyebab utama gagal ginjal kronis.

Jika sudah didiagnosis, jangan malas untuk kontrol dan minum obat sesuai anjuran dokter.

5. Malas Bergerak atau Mager

Kurangnya aktivitas fisik dapat memicu sindrom metabolik, yang meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes. Akhirnya, ginjal juga ikut terkena dampaknya.

Tubuh yang jarang bergerak, menurut halaman Jaga Diri, akan membuat metabolisme melambat, daya tahan tubuh menurun, dan risiko berbagai penyakit serius meningkat.

Ginjal memang organ yang diam-diam, tetapi bisa rusak secara diam-diam akibat kebiasaan kita sendiri. Mulai sekarang, mari jaga kesehatan ginjal dengan minum cukup air, batasi garam, rajin bergerak, dan kontrol tekanan darah maupun gula darah secara rutin.

Continue Reading
Comments