General
Timnas Malaysia Dilibas 0-3 oleh Tanjung Verde Sebelum Kualifikasi Piala Asia 2027
Klub Sehat Jakarta
– Timnas Malaysia menelan kekalahan memalukan 0-3 dari Tanjung Verde dalam laga uji coba tertutup di Stadion Nasional Bukit Jalil, Selasa (3/6/2025).
Hasil ini memunculkan keraguan besar terhadap kesiapan skuad Harimau Malaya jelang duel penting melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027.
Kekalahan telak tersebut menjadi sorotan tajam, mengingat Malaysia akan menjamu Vietnam dalam pertandingan hidup-mati pada 10 Juni mendatang.
Meski diperkuat sejumlah pemain naturalisasi, Malaysia justru tampil tanpa perlawanan saat menghadapi tim asal Afrika itu.
Kondisi ini juga menambah tekanan terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), yang tengah menuai kontroversi karena proses naturalisasi pemain.
Dalam lagi kemarin malam, Tanjung Verde membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan 35 menit.
Gol tim tamu dicatatkan atas nama Dailon Livramento pada menit ke-35.
Rocha kemudian mencetak gol lagi pada menit ke-48.
Heriberto Tavares membuat Malaysia makin terbenam dengan golnya pada menit ke-55.
Hingga menit terakhir, Malaysia dibenamkan Tanjung Verde tiga gol tanpa balas.
Kekalahan ini membuat kesiapan Timnas Malaysia menghadapi Vietnam menjadi pertanyaan.
Dengan banyaknya pemain naturalisasi, Malaysia belum mampu berbuat banyak menghadapi tim dari benua Afrika tersebut.
Naturalisasi
Timnas Malaysia kini mencoba peruntungannya dalam menaturalisasi pemain asing.
Malaysia mulai mencari pemain-pemain dengan pengalaman bermain di luar negeri, bahkan di liga-liga top dunia.
Langkah ini ditandai dengan keberhasilan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menaturalisasi Facundo Garces, bek tengah tangguh yang kini berseragam Deportivo Alaves di La Liga.
Garces telah bergabung dalam sesi latihan bersama Timnas Malaysia.
Namun, proses naturalisasinya memunculkan kontroversi.
Poin yang disorot lantaran belum jelasnya keterkaitan sang pemain dengan Malaysia secara garis keturunan.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi secara gamblang bahwa Garces memiliki darah Malaysia.
Apalagi kemudian banyak netizen yang mengaitkan namanya dengan nama kebanyakan orang Malaysia, yang disebut tidak mirip sama sekali.
Bagaimana sebenarnya jika merujuk aturan FIFA?
Terdapat dua jalur utama yang memungkinkan seorang pemain membela federasi sepak bola negara lain:
Pertama, Residensi. Pemain harus menetap di negara tersebut selama minimal lima tahun berturut-turut setelah menginjak usia 18 tahun.
Jalur keturunan. Pemain memiliki hubungan darah hingga generasi ketiga, yakni dari orang tua atau kakek-nenek, yang berasal dari negara yang bersangkutan.
Masalahnya, dalam konteks Garces, jalur residensi tampaknya tidak berlaku. Ia belum pernah bermain di Liga Malaysia, maupun tinggal lama di negara tersebut.
Jalur yang tersisa hanyalah soal “keturunan”. Namun, seperti dibahas di atas, ini justru menjadi sumber keraguan publik, mengingat belum jelasnya apakah Garces punya darah Malaysia atau tidak.
(Tribunnews.com/
Malvyandie Haryadi
)
Dapatkan Informasi lain dari Klub Sehat Jakartavia saluran Whatsapp
di sini
Baca berita Klub Sehat Jakartalainnya di
Google News
