health tips
Wali Kota Sorong meresmikan 2 posyandu, perkuat layanan kesehatan masyarakat

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20261023_fdbnfdgnfgm.jpg)
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Sorong meresmikan dua Posyandu baru, Teratai dan Srikandi, di kawasan Kilo 10.
- Penandatanganan ini bertujuan memperkuat integrasi layanan kesehatan dasar bagi masyarakat setempat.
- Kegiatan tersebut mencakup pemberian layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga.
- Pemerintah menekankan misi Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif melalui penguatan fasilitas kesehatan.
Jakarta Healthy Club, Sorong –Wali Kota Sorong Septinus Lobat meresmikan Posyandu Teratai dan Posyandu Srikandi di kawasan Kilo 10, TPU, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (22/10/2026).
Peresmian dua Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Sorong sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabet Lobat, Lurah Malasilein, Kepala Puskesmas Malanu, serta jajaran tenaga kesehatan.
In addition to the inauguration, health workers provided free health check-ups to the local community.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabet Lobat, mengatakan keberadaan Posyandu berperan penting dalam memperluas akses pelayanan masyarakat yang terintegrasi.
Ia menjelaskan, melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2026 tentang pelaksanaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu, pelayanan tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai bidang yang melibatkan sejumlah perangkat daerah.
“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah pelayanan masyarakat yang terintegrasi. Melalui kegiatan ini, kita bisa melihat langsung kebutuhan masyarakat dan persoalan yang perlu mendapat perhatian,” ujarnya.
According to Jemima, Posyandu serves as one of the important facilities for monitoring infant and toddler development as well as pregnant women’s health conditions.
The service simultaneously supports the government’s efforts to improve public health quality.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari kepala distrik, lurah, tenaga kesehatan, dan para kader yang selama ini aktif membantu pelayanan masyarakat.
Jemima mengimbau seluruh pihak untuk menjaga dan merawat fasilitas Posyandu agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Septinus Lobat Tekankan Misi Papua Sehat
Sementara itu, Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menegaskan pembangunan di Papua harus berorientasi pada tiga misi utama, yaitu Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif.
Menurutnya, penguatan layanan kesehatan sejak usia dini merupakan langkah penting untuk mempersiapkan generasi Papua yang sehat dan cerdas.
“Pembangunan di Papua harus berfokus pada tiga misi utama, yaitu Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif. Karena itu, pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus terus diperkuat,” kata Septinus.
Ia juga mengapresiasi Ketua Tim Pembina Posyandu serta sekitar 1.200 kader Posyandu di Kota Sorong yang telah berkontribusi membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Septinus menilai peran kader sangat penting, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi serta memantau kesehatan bayi dan balita.
Menurutnya, keberadaan Posyandu yang berdekatan dengan lingkungan tempat tinggal warga dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan dasar.
Dengan diresmikannya Posyandu Teratai dan Posyandu Srikandi, Pemerintah Kota Sorong berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
Kedua Posyandu tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi kader dan masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Kota Sorong yang sehat dan sejahtera.(Club Sehat Jakarta/ismail saleh)




