health
Inilah Asal-usul Hari Lilin AIDS Internasional 18 Mei: Komitmen untuk Mengakhiri Epidemi HIV
JURNAL
GAYA
Setiap tahun, pada hari Minggu ke tiga di Bulan Mei, dirayakan Hari Memoriam Lilin untuk AIDS Internasional yang dikenal juga dengan nama International AIDS Candlelight Memorial (IACLM).
Di tahun 2025, Hari Keramat Antarmuka AIDS Sedunia bertepatan dengan tanggal 18 Mei. Ribuan obor akan dikobarkan diseluruh penjuru bumi untuk menunjukkan dukungan serta mengenang efek dari penyakit AIDS.
Peringatan Lilin AIDS Internasional, bukan sekadar sebuah acara, melainkan sebuah gerakan global yang berakar pada perjuangan dan duka, namun juga diiringi harapan dan tekad untuk mengakhiri epidemi HIV/AIDS.
Riwayatnya yang kaya akan arti menggambarkan perubahan cara dunia merespons salah satu wabah penyakit paling dahsyat dalam sejarah kehidupan umat manusia.
Pembukaan yang Berliku: San Francisco, Tahun 1983
Pertemuan IACLM pertama kali diselenggarakan pada tahun 1983 di San Francisco, Amerika Serikat, ketika wabah AIDS sedang menerjang komunitas LGBTQ+ di kota itu.
Di waktu tersebut, AIDS merupakan suatu penyakit misterius dan berbahaya yang umumnya diikuti oleh stigma serta diskriminasi.
Kelompok masyarakat yang tertimpa perasaan kesepian dan keputusasaan. Di kondisi seperti ini, segolongan orang yang berani serta memiliki visi hadir.
Termasuk paraaktivis, relawan, dan mereka yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA), memulai inisiatif untuk mendirikan suatu hari penghafalan.
Mereka menyulut lilin sebagai tanda penghormatan terhadap para korban AIDS dan mendukung orang-orang yang tinggal bersama virus HIV.
Targetnya adalah memperluas pemahaman masyarakat mengenai epidemi yang meluas secara kencang.
Lilin-lilin ini bukan hanya sumber cahaya, tetapi juga representasi harapan di tengah kegelapan, serta pengingat bahwa setiap nyawa memiliki nilai dan pantas untuk diingat.
Peringatan ini diselenggarakan di Eureka Valley Recreation Center dan menarik ratusan orang, memberikan penghiburan dan rasa kebersamaan yang sangat dibutuhkan.
Menyebar ke Seluruh Dunia: Dari San Francisco ke Komunitas Global
Keberhasilan peringatan awal di San Francisco menginspirasi kota-kota lain di Amerika Serikat untuk mengadakan acara serupa.
Dengan cepat, IACLM tumbuh dari sebuah acara lokal menjadi gerakan nasional, dan kemudian internasional.
Di penghujung tahun 1980-an, konferensi IACLM sudah digelar di banyak negara di seluruh dunia, menunjukkan karakter global dari pandemik HIV/AIDS.
Organisasi seperti GMHC dan APLA berperan signifikan dalam mendukung kampanye kesadaran tentang HIV/AIDS tersebut.
Akan tetapi, yang paling menonjol adalah peran Dewan Kesehatan Global (sebelumnya dikenal sebagai Dewan Nasional untuk Kesehatan Internasional) yang telah mengambil alih koordinasi IACLM di tingkat global mulai tahun 1989.
Dibawah kepemimpinannya, IACLM berkembang menjadi sebuah peristiwa yang sungguh-sungguh berskala global, mencakup ratusan ribu organisasi serta miliaran individu di atas 100 negeri berbeda.
Proyek Masa Depan IACLM: Asa untuk Menjadikan Generasi Tanpa AIDS
Pada masa kini, karena adanya peningkatan besar pada terapi antivirus seperti ARV, HIV/AIDS sudah bertransformasi dari penyakit mematikan menjadi situasi medis jangka panjang yang bisa dikendalikan.
Akan tetapi, hambatan masih berada di sana, khususnya berkaitan dengan akses ke pengobatan, upaya pencegahan, serta menghilangkan prasangka. IACLM tetap penting sebagai penanda bahwa pertempuran belum selesai.
Setiap kali lilin itu menyala, kita tak sekadar memperingati sejarah, namun juga menerangi keinginan akan masa depan—suatu masa depan tanpa penularan HIV lagi, tanpa diskriminasi, serta bebas dari kematian karena AIDS. ***
