Buah Tanpa Musim dan Dengan Musim
Bagikan Halaman Ini

Tahukah Anda bahwa buah yang bermusim seperti mangga, durian, duku, rambutan, dan lain sebagainya baiknya dikonsumsi sesuai musimnya?

Seperti kita ketahui di jaman sekarang ini beberapa buah yang musiman dapat diproduksi dengan bantuan teknologi, sehingga tersedia tiap saat. Contoh, buah durian. Terutama durian impor seperti montong, durian malaysia, dan lainnya.

Meng-konsumsi buah musiman dalam jumlah banyak dan tidak pada musimnya beresiko meningkatkan gula dalam darah dan berpotensi meningkatkan resiko diabetes.

Sebaliknya konsumsi buah tanpa musim seperti pepaya, nenas, pisang, apel, jambu dan jeruk (bilapun bermusim, ketersediaan mereka bergantian secara alami) dapat dinikmati kapan saja dan dalam jumlah banyak, sesuai kemampuan tubuh masing-masing.

Gula alami pada buah (biasa disebut fruktosa) juga wajib kita kendalikan jumlahnya dalam tubuh dan alam semesta telah menyiapkan waktunya sedemikian rupa sehingga cocok bagi tubuh kita pada waktu yang tepat.

Pastikan juga buah yang kita konsumsi sekeluarga adalah buah-buahan lokal, yang dihasilkan para petani dalam negri, mengingat jauh lebih singkatnya perjalanan dari pohon menuju meja makan kita. Semakin lama buah-buahan tersimpan (diangkut dalam perjalanan) semakin menurun manfaat dan kandungan vitamin di dalam buah tersebut. Resiko kandugan bahan pengawet juga lebih tinggi pada buah-buahan impor.

Demikian tips singkat kali ini.

Salam sehat selalu!

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.